Lifting gear adalah salah satu peralatan paling kritis dalam proses pengangkatan di industri migas, konstruksi, manufaktur, dan logistik. Namun kenyataannya, masih banyak perusahaan yang menunda atau bahkan mengabaikan inspeksi rutin.
Padahal 70% kecelakaan pengangkatan terjadi akibat lifting gear yang tidak layak pakai—dan sebagian besar bisa dicegah dengan inspeksi sederhana.
Artikel ini menjelaskan risiko-risiko fatal yang bisa terjadi jika inspeksi lifting gear tidak dilakukan secara berkala.
- Kawat Sling, Shackle, atau Hook Bisa Putus Tanpa Tanda
Lifting gear yang digunakan setiap hari mengalami:
- gesekan
- tekanan beban
- kelelahan material
Tanpa inspeksi rutin, tanda-tanda “fatigue” tidak terlihat sampai akhirnya putus saat operasi, yang dapat menyebabkan:
✔ Beban jatuh
✔ Kerusakan material bernilai tinggi
✔ Cedera pada operator
- Potensi Kecelakaan Kerja Meningkat Drastis
Kecelakaan angkat mengakibatkan:
- luka berat
- amputasi
- bahkan fatality
Laporan ILO menyebutkan kecelakaan pengangkatan termasuk 5 besar penyebab kematian kerja.
Salah satu penyebab utamanya: alat angkat yang tidak diinspeksi sesuai standar.
- Kerusakan Peralatan & Downtime Operasional
Ketika lifting gear gagal berfungsi, perusahaan biasanya mengalami:
- downtime tidak terencana
- berhentinya operasional crane
- keterlambatan proyek
- biaya perbaikan besar
Downtime ini bisa merugikan jutaan rupiah per jam tergantung skala proyek.
- Tidak Memenuhi Regulasi K3 & Potensi Sanksi
Regulasi Indonesia (Permenaker No. 8 Tahun 2020 tentang K3 Pesawat Angkat dan Angkut) mewajibkan inspeksi berkala.
Jika tidak dilakukan, risiko yang mungkin muncul:
- sanksi administrasi
- penghentian kerja
- tidak lolos audit HSE klien
- hilangnya peluang tender
- Kualitas Rigging Menurun Tanpa Disadari
Contoh kerusakan minor yang sering tidak terlihat:
- wire rope mulai berbulu
- shackle mengalami deformasi
- hook membuka lebih besar dari standar
- soft sling aus
Kerusakan kecil ini bisa berubah menjadi kegagalan besar ketika mengangkat beban berat.
Inspeksi lifting gear bukan sekadar formalitas. Ini adalah langkah pencegahan utama yang dapat menyelamatkan:
- nyawa pekerja
- aset perusahaan
- reputasi bisnis
- kelancaran proyek
Lakukan inspeksi lifting gear secara rutin sesuai standar K3 untuk mengurangi risiko fatal.
👉 Cek website kami untuk panduan inspeksi lengkap & layanan inspeksi bersertifikat.
Butuh panduan lengkap tentang prosedur inspeksi lifting gear ?
Untuk panduan lengkap tentang prosedur inspeksi lifting gear dan layanan inspeksi bersertifikat, hubungi kami sekarang dan jadwalkan konsultasi dengan tim ahli Jasintek Karya Abadi.